Pengiriman Libur
PENGUMUMAN: Kerygma Online.com akan down for maintenance pada 31 Juli 2014 mulai pukul 17.00.

Rp. 25.000,-

Administrasi Gereja
[Soft Cover]

Administrasi Gereja

Pengarang : Yakub Susabda
Ukuran Buku : 20x14 cm
Isi : 134 hlm.

Tujuan buku ini ialah melengkapi pemimpin-pemimpin gereja dalam mempertanggungjawabkan pelayanan mereka kepada Tuhan dan sesama, di dalam dan melalui gereja.

Saya garis bawahi kata “mempertanggungjawabkan”, oleh karena kata ini seringkali mendapatkan penafsiran yang berbeda-beda. Ada pemimpin gereja yang sudah merasa cukup bertanggung jawab dengan melaksanakan dan memimpin secara langsung seluruh tugas rohani di gerejanya, seperti khotbah, memimpin P.A, persekutuan doa, dsb. Tetapi ada lain pula pemimpin gereja yang berpendapat bahwa tanggung jawabnya yang utama sebagai pemimpin sebenarnya terletak dalam pengaturan strategi kehidupan pelayanan gereja itu. Oleh sebab itu ia tidak perlu secara langsung terlibat dengan setiap pelayanan rutin yang ada dalam gerejanya. Ia adalah, pemikir, organisator, dan otak dari seluruh kehidupan dan pelayanan gerejanya.

Dan di tengah segala macam penafsiran tentang pertanggungjawaban pemimpin gereja inilah muncul istilah “Administrasi Gereja”. Istilah yang sejak lahirnya sudah sulit untuk ditafsirkan, apalagi diformulasikan. Terutama karena konteksnya salah dan pendekatannya pun menurut pengamatan saya tidak tepat.

Administrasi gereja dianaktirikan di satu gereja, dimanjakan di gereja lain, tapi yang lebih parah di hampir semua gereja administrasi gereja sudah dikebirikan... dipakai cuma namanya saja.

Apakah sebenarnya administrasi gereja? Pertanyaan ini mungkin terlalu pagi untuk dijawab. Tetapi dalam konteks pendahuluan ini paling tidak saudara-saudara pembaca harus mengerti terlebih dahulu bahwa pada hakikatnya administrasi gereja adalah pertanggungjawaban pemimpin-pemimpin gereja dalam menyediakan wadah yang tepat, di manja inkarnasi firman itu menjadi kenyataan. Di mana gereja betul-betul menjadi tubuh Kristus, kehadiran Kristus yang hidup dan konkrit.

 

Daftar Isi

 
Pasal I. Pandangan Dan Persoalan Umum
A. Sikap gereja pada umumnya
B. Image (gambaran) tentang pendeta sebagai administrator
C. Dua macam pelaksanaan administrasi gereja yang ada di antara gereja-
    gereja sekarang ini.
 
Pasal II. Theologia: Dasar-dasar Administrasi Gereja
1. Gereja adalah persekutuan dari orang-orang yang dipilih Allah
2. Gereja sebagai tubuh Kristus
 
Pasal III. Strategy: Policy (sikap) Gereja dalam mengatur Sistem
Pertanggungan jawab Administrasi Gereja
1. Gereja Apostolic
2. Gereja Masa kini
 
Pasal IV. Planning: Perencanaan Seluruh Kegiatan Gereja
1. Apakah sebenarnya maksud Allah dengan Gereja.
2. Gereja adalah partner Allah dalam melengkapi orang-orang percaya 
 a. Melindungi dan menolong mereka mengalahkan hambatan-hambatan
     dalam pertumbuhan mereka:
       i. Dari dalam dirinya sendiri
      ii. Dari si Iblis
 b.  Menolong mereka untuk terus bertumbuh dalam keselamatan
 
Pasal V. Pelaksanaan Praktis
A. Langkah-langkah dalam proses administrasi:
    1. Mengenali kebutuhan yang ada
    2. Perencanaan
    3. Pengorganisasian
    4. Perangsangan
    5. Pengevaluasian
B. Menyusun Program Kerja tahunan
C. Prinsip-prinsip memimpin rapat atau persidangan gerejani:
    1. Mengerti dan mengenal peraturan-peraturan gereja tempat di mana
        ia melayani
    2. Mengerti dan mengenal peraturan-peraturan rapat gerejani pada
        umumnya
    3. Mengerti bagaimana menciptakan suasana interaksi rapat yang penuh
        kasih.
D. Menyimpan arsip gerejani
    1. Apa yang perlu diarsipkan
    2. Bagaimana mengarsipkan
E. Istilah-istilah Yang Sering Dipakai Dalam Administrasi Gereja
F. Penyelesaian Masalah-Masalah Administrasi Gereja:
    1. Total-object oriented, dasar penyelesaian masalah-masalah
        administrasi gereja
    2. Disiplin Gereja
    3. Kepemimpinan Gereja
    4. para-Church Movement
    5. Pencarian Dana
 


Pengarang