Rp. 105.000,-

Pemahaman Alkitab Setiap Hari Injil Matius Ps. 1-10
[Soft Cover]

Pemahaman Alkitab Setiap Hari Injil Matius Ps. 1-10

Pengarang: William Barclay
Ukuran Buku: 12 x 18 cm
Isi: 658 hlm.

 

PEMAHAMAN ALKITAB SETIAP HARI

Sudah sejak bertahun-tahun seri Pemahaman Alkitab Setiap Hari dipakai oleh jutaan orang Kristen di seluruh dunia. Seri ini telah menolong orang-orang awam Kristen untuk mendalami berita Perjanjian Baru.

Setiap buku dalam seri ini dapat dipakai untuk PA pribadi ataupun kelompok. Dalam bacaan/pelajaran setiap hari penulis memberikan uraian suatu perikop disertai dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Cara pembahasan Dr. Barclay yang populer dan lancar telah dikenal di seluruh dunia, la mempunyai kesanggupan untuk mengungkapkan pengertian yang sangat dalam dan hasil penyelidikan yang pelik dengan kata-kata sederhana dan jelas sehingga mudah dipahami oleh orang-orang biasa.

Seperti pernah dikatakannya sendiri, "Saya telah bertekad mempersembahkan hidup saya untuk berusaha membuat hasil penyelidikan ilmiah yang mendalam, dinikmati dan dipahami oleh orang-orang awam supaya mereka makin mengenal Alkitab, Allah dan Juruselamat mereka."

 

DAFTAR ISI

Kata Pengantar dari Penerbit
Kata Pengantar Umum
Pembimbing ke dalam kitab Injil Matius

  1. Garis Keturunan Raja (Mat 1:1-17)
  2. Tiga tahap garis keturunan (Mat 1:1-17) (lanjutan)
  3. Perwujudan hal-hal yang sangat didam bakan manusia (Mat 1:1-17) (lanjutan)
  4. Bukannya orang benar melainkan orang yang berdosa (Mat 1:1-17) (lanjutan)
  5. Datangnya Juruselamat ke dalam dunia (Mat 1:18-25)
  6. Dilahirkan dari Rohkudus (M at 1:18-25) (lanjutan)
  7. Penciptaan dan penciptaan kembali (Mat 1:18-25) (lanjutan)
  8. Tempat lahir sang Raja (Mat 2:1-2)
  9. Penghormatan dari timur (Mat 2:1-2) (lanjutan)
  10. Raja yang licik (Mat 2:3-9)
  11. Persembahan-persembahan bagi Kristus (Mat 2:9-12)
  12. Mengungsi ke Mesir (Mat 2:13-15)
  13. Pem bunuhan terhadap anak-anak kecil (Mat 2:16-18)
  14. Kembali ke Nazaret (Mat 2:19-23)
  15. Tahun-tahun yang tidak jelas
  16. Munculnya Yohanes Pembaptis (Mat 3:1-6)
  17. Berita yang dibawa Yohanes: Ancaman (Mat 3:7-12)
  18. Berita yang dibawa Yohanes: Janji (Mat 3:7-12) (lanjutan)
  19. Berita yang dibawa Yohanes: Janji dan Ancaman (Mat 3:7-12) (lanjutan)
  20. Berita yang dibawa Yohanes: Tuntutan (Mat 3:7-12) (lanjutan)
  21. Berita yang dibawa Yohanes: Tuntutan (Mat 3:7-12) (lanjutan)
  22. Yesus dan baptisanNya (Mat 3:13-1 7)
  23. Masa Pencobaan
  24. Pencobaan-pencobaan yang diterima Yesus (Mat 4:1-11)
  25. Cerita yang kudus (Mat 4:1-11) (lanjutan)
  26. Serangan dari si pencoba (Mat 4:1-11) (lanjutan)
  27. Anak Allah yang mulai terjun ke arena (Mat 4:12-17)
  28. Berita dari Allah (Mat 4:12-17) (lanjutan)
  29. Kristus memanggil para penjala ikan (Mat 4:18-22)
  30. Cara-cara yang dipakai sang Guru (Mat 4:23-25)
  31. Kegiatan-kegiatan Yesus (Mat 4:23-25) (lanjutan)
  32. Khotbah di Bukit
  33. Kebahagiaan yang tertinggi (Mat 5:3)
  34. Kesukacitaan-berkat kemiskinan (Mat 5:3) (lanjutan)
  35. Kebahagiaan orang yang berdukacita (Mat 5:4)
  36. Kebahagiaan-berkat dari orang-orang yang hidupnya dikendalikan oleh Allah (Mat 5:5)
  37. Kesukaan-berkat dari orang yang haus dan lapar kebenaran (M at 5:6)
  38. Kebahagiaan-berkat bagi orang yang secara tulus suka memperhatikan sesamanya (Mat 5:7)
  39. Kesukaan-berkat bagi hati yang bersih (Mat 5:8)
  40. Kesukaan-berkat bagi orang-orang yang merukunkan sesamanya (Mat 5:9)
  41. Kesukaan bagi orang yang menderita bagi Kristus (Mat 5:10-12)
  42. Kesukaan-berkat bagi cara hidup yang penuh perjuangan (Mat 5:10-12) (lanjutan)
  43. Garam dunia (Mat 5:13)
  44. Terang dunia (Mat 5:14,15)
  45. Terang yang bercahaya-cahaya bagi Allah (Mat 5:16)
  46. Hukum yang kekal (Mat 5:17-20)
  47. Inti dari hukum (Mat 5:17-20) (lanjutan)
  48. Hukum dan Injil (Mat 5:17-20) (lanjutan)
  49. Kewibawaan yang baru (Mat 5:21-48)
  50. Norma yang baru (Mat 5:21-48) (lanjutan)
  51. Kemarahan yang dilarang (Mat 5:21-22)
  52. Kata-kata penghinaan (Mat 5:21-22) (lanjutan)
  53. Hambatan yang tak teratasi (Mat 5 :23, 24)
  54. Berdamai tepat pada waktunya (Mat 5:25, 26)
  55. Nafsu atau keinginan terlarang (Mat 5 :27, 28)
  56. Penyembuhan yang tuntas (Mat 5 :29, 30)
  57. Ikatan yang tak boleh dirusak (Mat 5 :31, 32)
  58. Ikatan yang tak boleh dirusak (Mat 5 :31, 32) (lanjutan)
  59. Ikatan yang tak boleh dirusak (M at 5 :31, 32) (lanjutan)
  60. Perkataan yang dapat diandalkan dan dipercaya (Mat 5:33-37)
  61. Akhir dari sumpah atau janji (Mat 5:33-37) (lanjutan)
  62. Hukum yang kuno (Mat 5:38-42)
  63. Akhir dari rasa dendam dan pem balasan (Mat 5:38-42) (lanjutan)
  64. Memberi dengan kem urahan hati (Mat 5:38-42) (lanjutan)
  65. Kasih kristiani (Mat 5:43-48)
  66. Kasih kristiani (Mat 5:43-48) (lanjutan)
  67. Masalah upah di dalam hidup kristiani (Mat 6:1-18)
  68. Dasar dan tujuan yang keliru (Mat 6:1)
  69. Cara memberi yang benar (Mat 6:2-4)
  70. Dasar dan tujuan (motivasi) untuk memberi (Mat 6:2-4) (lanjutan)
  71. Cara berdoa yang benar (Mat 6:5-8)
  72. Cara berdoa yang benar (Mat 6:5-8) (lanjutan)
  73. Cara berdoa yang benar (Mat 6:5-8) (lanjutan)
  74. Doa m urid Yesus (Mat 6:9-15)
  75. Bapa yang di sorga (Mat 6:9)
  76. Bapa yang di sorga (Mat 6 :9) (lanjutan)
  77. Bapa yang di sorga (Mat 6:9) (lanjutan)
  78. Mengkuduskan nama Allah (Mat 6:9) (lanjutan)
  79. Doa bagi hormat dan pujian (Mat 6:9) (lanjutan)
  80. Kerajaan dan kehendak Allah (Mat 6 :10)
  81. Kerajaan dan kehendak Allah (Mat 6:10) (lanjutan)
  82. Makanan kami sehari-hari (Mat 6:11)
  83. Makanan kami sehari-hari (Mat 6:11) (lanjutan)
  84. Pengampunan manusiawi dan ilahi (Mat 6:12, 14, 15)
  85. Pengampunan manusiawi dan ilahi (Mat 6:12, 14, 15) (lanjutan)
  86. Beban pencobaan yang mengancam (Mat 6:13)
  87. Serangan dari pencobaan (Mat 6:13) (lanjutan)
  88. Serangan dari pencobaan (Mat 6:13) (lanjutan)
  89. Usaha menahan pencobaan (Mat 6:13) (lanjutan)
  90. Cara berpuasa yang baik (Mat 6:16-18)
  91. Cara berpuasa yang baik (Mat 6:16-18) (lanjutan)
  92. Puasa yang benar (Mat 6:16-18) (lanjutan)
  93. Harta benda yang sejati (Mat 6:19-21)
  94. Harta benda di sorga (Mat 6:19-21) (lanjutan)
  95. Penglihatan yang tidak benar (Mat 6 :22, 23)
  96. Perlunya mata yang pemurah (Mat 6 :22, 23) (lanjutan)
  97. Pelayanan dan kesetian tunggal (Mat 6:24)
  98. Tempat harta milik bendawi (Mat 6:24) (lanjutan)
  99. Dua pertanyaan besar tentang harta milik
  100. Larangan untuk khawatir (Mat 6:25-34)
  101. Kekhawatiran dan usaha melawannya (Mat 6:25-34) (lanjutan)
  102. Kebodohan yang ada di dalam kekhawatiran (Mat 6:25-34) (lanjutan)
  103. Penilaian yang salah (Mat 7:1-5)
  104. Tak seorang pun dapat menilai atau menghakimi(M at 7:1-5) (lanjutan)
  105. Kebenaran dan orang yang mendengarnya (Mat 7:6)
  106. Mencari penerima berita yang cocok (Mat 7:6) (lanjutan)
  107. Dasar utama doa (Mat 7:7-11)
  108. Etika yang paling lestari (Mat 7:12)
  109. Hukum yang utama dari Yesus (Mat 7:12) (lanjutan)
  110. Hidup di persimpangan jalan (Mat 7:13, 14)
  111. Para nabi palsu (Mat 7:15-20)
  112. Pohon dikenal dari buahnya (Mat 7:15-20) (lanjutan)
  113. Buah-buah kepalsuan (Mat 7:15-20) (lanjutan)
  114. Tentang alasan dan dalih palsu (Mat 7:21-23)
  115. Satu-satunya dasar yang sejati (Mat 7:24-27)
  116. Kasih yang nyata dalam perbuatan
  117. Hidup namun seperti mati (Mat 8:1-4)
  118. Belas kasihan yang mengatasi hukum (Mat 8:1-4) (lanjutan)
  119. Kebijaksanaan yang tepat (Mat 8:1-4) (lanjutan)
  120. Permohonan orang yang baik (Mat 8:5-13)
  121. Syarat iman (Mat 8:5-13) (lanjutan)
  122. Kuasa yang meniadakan jarak (Mat 8:5-13) (lanjutan)
  123. Mujizat di suatu pondok kecil (Mat 8:14, 15)
  124. Mujizat-mujizat di hadapan orang banyak (Mat 8:16, 17)
  125. Harga yang harus dibayar pengikut Kristus (Mat 8:8-22)
  126. Keputusan salah yang membawa melapetaka (Mat 8:8-22) (lanjutan)
  127. Kehadiran yang membawa damai (Mat 8:23-27)
  128. Tenang di tengah-tengah angin ribut (Mat 8:23-27) (lanjutan)
  129. Dunia yang dibayangi iblis (Mat 8:28-34)
  130. Kekalahan roh-roh jahat (Mat 8:28-34) (lanjutan)
  131. Timbul dan berkembangnya perlawanan
  132. Benar bersama Tuhan (Mat 9:1-8)
  133. Orang yang dibenci oleh semua orang (Mat 9:9)
  134. Keputusan untuk menerima tantangan baru (Mat 9:9) (lanjutan)
  135. Mereka yang paling membutuhkan (Mat 9:10-13)
  136. Senang sekarang, sedih kemudian (Mat 9:1 4, 15)
  137. Masalah yang dibawa oleh hal-hal yang baru (Mat 9:16, 17)
  138. Iman yang tidak sempurna dan kuasa yang sempurna (Mat 9:18-31)
  139. Sentuhan Yesus yang membangkitkan (Mat 9:18, 19, 23-26)
  140. Kuasa sorga selalu memperhitungkan diri pribadi (Mat 9:20-22)
  141. Ujian iman dan pahalanya (Mat 9:27-31)
  142. Dua macam reaksi (Mat 9:32-34)
  143. Tugas rangkap tiga (Mat 9:35)
  144. Belas kasihan ilahi (Mat 9:36)
  145. Panen yang menanti pemetik (Mat 9:37, 38)
  146. Para pembawa berita utusan sang Raja (Mat 10:1-4)
  147. Persiapan untuk para juru warta (Mat 10:1-4) (lanjutan)
  148. Tugas para utusan Raja (Mat 10:5-8a)
  149. Perkataan dan pekerjaan para utusan Raja (Mat 10:5-8a) (lanjutan)
  150. Perlengkapan para utusan Raja (Mat 10:8b-10)
  151. Tingkah laku para utusan Raja (Mat 10:11-15)
  152. Tantangan sang Raja kepada para utusanNya (Mat 10:16-22)
  153. Kejujuran yang diungkapkan oleh sang Raja, kepada para utusanNya (Mat 10:16-22) (lanjutan)
  154. Alasan-alasan untuk menuntut para utusan Raja (Mat 10:16-22) (lanjutan)
  155. Kebijaksanaan para utusan Raja (Mat 10:23)
  156. Kedatangan sang Raja (Mat 10:23) (lanjutan)
  157. Para utusan dan kesengsaraan Raja (Mat 10:24, 25)
  158. Para utusan Raja bebas dari ketakutan (Mat 10:26-31)
  159. Para utusan yang bebas dari ketakutan dan berani karena kebenaran (Mat 10:26-31) (lanjutan)
  160. Para utusan yang bebas dari takut: Tuhan memperhatikan dan menyertai (Mat 10:26-31) (lanjutan)
  161. Kesetiaan dan ganjaran para utusan Raja (Mat 10:32, 33)
  162. "Perang" yang dihadapi oleh para utusan Raja (Mat 10:34-39)
  163. Pengorbanan yang harus dibayar oleh seorang utusan Raja (Mat 10:34-39) (lanjutan)
  164. Ganjaran bagi orang yang mau menerima utusan Raja (Mat 10:40-42)
Pengarang